SUGENG RAWUH
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Profil Sekolah
PROFIL SEKOLAH
Desa mentosari berada di
Kecamatan Gringsing Kabupaten Batang Provinsi Jawa Tengah, dari total wilayah
Kecamatan Gringsing 7.276,64 Ha, Mentosari menjadi desa terkecil dengan luas
wilayahnya hanya 55,21 Ha. Posisi geografis SDN Mentosari berada di 6,9771
lintang, 110,0453 Bujur. Sementara batas wilayah Desa Mentosari, sebelah
timur dan selatan berbatasan dengan desa Sambungsari Kecamatan Weleri Kabupaten
Kendal, sebelah barat berbatasan dengan Desa Kutosari dan sebelah utara
berbatasan dengan desa Gringsing.
|
No |
Kepala
Sekolah |
Masa
Jabatan |
|
1. |
Soetarno |
1990-1995 |
|
2. |
Soeroso |
1995-2000 |
|
3. |
Siti Barkah |
2000-2004 |
|
4. |
Taryono |
2004-2006 |
|
5. |
Wahyudi, |
2006-2010 |
|
6. |
Suprianto |
(PLT) 2010-2011 |
|
7. |
Budiana, S.Pd. |
2011-2016 |
|
8. |
Rodhi, S.Pd., M.Si. |
2016-2021 |
|
9. |
Minarto, S.Pd., M.Pd |
(PLT) 2021 |
|
10. |
Hanna Uswatun Khasanah, S.Pd. |
2021-Sekarang |
SD Negeri Mentosari terletak di
Desa Mentosari Kecamatan Gringsing Kabupaten Batang dengan Akreditasi A (93)
terbaru di tahun 2022. Berdiri pada Tahun 1973, namun baru mendapatkan izin
oprasional pada tahun 1985 (1985-04-01) dengan nomer SK 421.2/021/VII/37/85. Sekolah
Dasar Negeri satu-satunya SD di Desa Mentosari. Di Desa Mentosari terdapat 1
lagi Lembaga Pendidikan dasar yang setingkat SD, dari Lembaga keagamaan. Sejak
3 November 2021 SD Negeri Mentosari dipimpin oleh ibu kepala sekolah Hanna
Uswatun Khasanah, S.Pd. Berikut kepala sekolah yang pernah menjabat di SDN
Mentosari,
Sekolah dasar yang bernama
lengkap SD Negeri Mentosari dengan nomer NPSN : 20322690,
terletak di Jl. Cokrokembang No.6 RT/RW. 01/01 Keluraham Mentosari Kecamatan
Gringsing kabupaten Batang, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia. SK Pendirian Sekolah
421.2/021/VII/37/85, dengan SK tersebut SDN Mentosari secara legal berdiri dan
beroprasional pada tanggl 1 April 1985 dibawah wewenang Dinas Pendidikan Dan
Kebudayaan Kabupaten Batang.
Tabel Susunan Struktur Organisasi Sekolah
Sekolah Dasar Negeri Mentosari adalah sekolah umum yang terbuka
bagi peserta didik dengan berbagai latar belakang. Sekolah meyakini bahwa
lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, menyenangkan dan kondusif dapat
mendukung berkembangnya pengetahuan, mengasah keterampilan, serta membentuk
sikap belajar yang baik dari peserta didik.
SD Negeri Mentosari terletak di Jalan Cokrokembang
No. 6 Desa Mentosari Kecamatan Gringsing Kabupaten Batang Jawa
Tengah. Lingkungan Sekolah dirancang sesuai dengan tujuan pendidikan yang dapat
dimanfaatkan peserta didik sebagai sumber belajar.
Sekolah merancang fasilitas belajar peserta didik baik anak normal
maupun Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Area permainan dan
area sosialisasi peserta didik disatukan sebagai semangat pendidikan inklusif. Ragam dan tingkat
kesulitan permainan dirancang untuk memenuhi kebutuhan perkembangan motorik dan
sosialisasi peserta didik. Pendampingan aktif dari guru-guru dilakukan saat
peserta didik berinteraksi untuk memastikan proses sosialisasi peserta didik
berjalan sesuai yang diharapkan.
Sekolah Dasar Negeri Mentosari meyakini bahwa literasi merupakan
kebutuhan dasar dalam belajar dan berkomunikasi. Keterampilan ini akan
berkembang maksimal apabila peserta didik berada dalam lingkungan belajar yang
literat (literate environment). Untuk mewujudkan hal
ini, sekolah memperkaya
lingkungannya dengan berbagai perangkat literasi yang dapat ditemukan peserta
didik di dalam maupun di luar kelas.
Tujuan akhir capaian pembelajaran yang terintegrasi dengan Profil Pelajar Pancasila secara umum adalah untuk membentuk karakter peserta didik untuk menumbuhkan iman, takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia, berkebhinekaan global, mandiri, bernalar kritis, bergotong royong dan kreatif dengan mengakomodir keragaman tersebut.
Karakteristik Sosial Budaya dan Lingkungan
Sekolah
Dasar Negeri Mentosari berada di lingkungan budaya Jawa. Lingkungan sekolah berada di
tengah masyarakat yang agamis. Hal ini menjadi referensi Sekolah untuk
memperkaya peserta didik akan budaya di lingkungan terdekatnya. Keragaman
budaya yang ada di Indonesia menjadi potensi yang dimanfaatkan sekolah untuk memperkenalkan budaya
lainnya. Selain itu tidak jauh dari SD Negeri Mentosari terdapat peninggalan
sejarah yang terkenal dengan cagar budaya Bendungan Kedung Asem yang dapat digunakan referensi
pengenalan budaya kuno kepada peserta didik. Keberagaman daerah asal dan profesi
orang tua peserta didik pun memberikan dukungan terhadap proses belajar
mengajar.
Karakteristik Pendidik dan Tenaga Kependidikan
Sekolah Dasar Negeri Mentosari memiliki tenaga pendidik dan kependidikan
yang berasal dari berbagai latar belakang yang berbeda; budaya, sosial ekonomi,
dan pendidikan. Kualifikasi pendidikan mereka minimal Strata 1. Sebagian besar
mereka dapat menggunakan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Beberapa di
antara mereka memiliki berbagai keterampilan, di antaranya: menyanyi, drama,
juru ceramah, kriya anyam, dan seni. Sekolah memfasilitasi pengembangan potensi
dan bakat guru dan staf untuk mendukung kualitas pendidikan.
Karakteristik Peserta Didik
Setiap anak adalah unik. Mereka memiliki kemampuan dan pengalaman
belajar yang tidak sama. Sebagian peserta didik memiliki potensi di area
akademik, namun tidak sedikit juga peserta didik yang masih perlu dikembangkan
kemampuan sosial dan emosional mereka.
Peserta didik memiliki potensi dan minat yang berbeda. Sebagian
peserta didik memiliki minat di bidang seni, olahraga, matematika dan sains.
Sekolah memfasilitasi kebutuhan mereka dengan menyiapkan program pengembangan
potensi dan minat mereka.
Keberagaman peserta didik memperkaya karakteristik
tiap individu di Sekolah Dasar Negeri Mentosari. Kondisi ini diharapkan akan
meningkatkan keterampilan bersosialisasi, toleransi, rasa syukur, keterampilan
emosi, komunikasi, dan memecahkan masalah yang mereka temui dalam perjalanan
belajar mereka sehari-hari.
Sekolah memiliki kewajiban untuk mengembangkan peserta didik
secara seimbang. Program sekolah yang dirancang memperhatikan empat ranah
(sosial, emosional, intelektual, dan fisik) dengan ranah
spiritual sebagai payung besar. Keempat ranah tersebut tentunya saling
mengait antara satu dengan yang lainnya.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Artikel Terbaru
Haru Biru Perpisahan: SDN Mentosari Lepas Generasi Emas 2024/2025
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Jamran Kwaran Gringsing: Mengasah Mental dan Keterampilan Pramuka
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
SDN Mentosari: Raih Prestasi Gemilang dalam FTBI Kecamatan Gringsing
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya





Komentar
Posting Komentar